Saat diare menyerang, fokus utama tentu pada rehidrasi dan pemulihan cairan tubuh. Namun, ada satu komponen yang semakin diakui memiliki peran probiotik penting dalam mempercepat proses penyembuhan diare, yaitu bakteri baik atau probiotik. Apa kata ahli mengenai peran probiotik ini dan bagaimana cara kerjanya dalam membantu memulihkan kesehatan pencernaan?
Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang, bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, dapat memberikan manfaat kesehatan bagi inang, terutama pada sistem pencernaan. Diare, terutama yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, seringkali mengganggu keseimbangan alami flora usus, yaitu komunitas bakteri baik dan jahat yang hidup di saluran pencernaan. Ketika bakteri jahat mendominasi, gejala diare akan semakin parah dan berkepanjangan. Di sinilah peran probiotik menjadi krusial; mereka membantu mengembalikan keseimbangan mikrobiota usus, mendukung fungsi pencernaan yang sehat, dan bahkan dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen.
Menurut Dr. Rina Kusuma, seorang ahli gastroenterologi dari Rumah Sakit Pusat Medika pada seminar kesehatan tanggal 15 April 2025, “Probiotik dapat membantu mempersingkat durasi diare, mengurangi keparahan gejala, dan mencegah kekambuhan.” Ia menjelaskan bahwa beberapa strain probiotik, seperti Lactobacillus rhamnosus GG (LGG) dan Saccharomyces boulardii, telah terbukti efektif dalam studi klinis. Peran probiotik ini terutama terlihat pada kasus diare yang disebabkan oleh infeksi virus (seperti rotavirus) atau diare terkait penggunaan antibiotik. Antibiotik, meskipun membunuh bakteri jahat, juga seringkali menghancurkan bakteri baik, menyebabkan ketidakseimbangan yang dapat memicu diare.
Mekanisme kerja probiotik cukup beragam. Mereka dapat bersaing dengan bakteri jahat untuk mendapatkan nutrisi dan tempat menempel di dinding usus, memproduksi zat antimikroba alami, memperkuat barier usus, serta memodulasi respons imun tubuh. Semua ini berkontribusi pada pemulihan yang lebih cepat. Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua probiotik diciptakan sama; keefektifan sangat bergantung pada jenis strain, dosis, dan kualitas produk. Oleh karena itu, sebelum mengonsumsi suplemen probiotik, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau apoteker, terutama jika diare parah atau kronis. Anda dapat menemukan probiotik secara alami dalam makanan fermentasi seperti yogurt, kefir, tempe, atau kimchi, meskipun jumlah strain spesifik mungkin bervariasi. Memasukkan probiotik sebagai bagian dari strategi pemulihan diare, di samping rehidrasi dan diet yang tepat, dapat menjadi langkah efektif untuk mendukung proses penyembuhan dan mengembalikan kesehatan pencernaan secara optimal.
