Ketika muncul benjolan berisi nanah yang terasa nyeri di bawah kulit, insting pertama kita mungkin adalah memencetnya. Namun, tindakan ini justru sangat berbahaya dan bisa memperburuk kondisi. Abses, atau kantung nanah, adalah respons alami tubuh terhadap infeksi bakteri. Agar infeksi tidak menyebar dan luka cepat sembuh, abses perlu dioperasi untuk dikeringkan. Prosedur ini, yang termasuk dalam operasi minor, adalah satu-satunya cara yang efektif untuk menghilangkan nanah secara menyeluruh dan mencegah komplikasi serius.
Memencet abses sendiri di rumah adalah tindakan yang sangat tidak disarankan. Meskipun beberapa nanah mungkin keluar, memencet hanya akan mendorong bakteri dan kotoran lebih dalam ke jaringan sekitarnya. Hal ini dapat menyebabkan infeksi menyebar, mengakibatkan abses menjadi lebih besar, atau bahkan masuk ke aliran darah yang berpotensi menjadi sepsis, sebuah kondisi yang mengancam jiwa. Oleh karena itu, jika Anda memiliki abses yang tidak kunjung pecah, abses perlu dioperasi oleh tenaga medis profesional di lingkungan yang steril.
Prosedur pengeringan abses, atau insisi dan drainase, adalah operasi minor yang cepat dan aman. Dokter akan memulai dengan membersihkan area sekitar abses, lalu menyuntikkan anestesi lokal untuk mematikan rasa sakit. Setelah area mati rasa, dokter akan membuat sayatan kecil pada abses untuk mengeluarkan semua nanah. Nanah yang keluar akan dibersihkan secara menyeluruh, dan dokter mungkin akan memasukkan kasa atau alat kecil untuk memastikan semua nanah benar-benar terkuras. Setelah nanah terkuras habis, luka akan dibiarkan terbuka atau dijahit dengan longgar agar sisa-sisa nanah bisa keluar. Berdasarkan data yang dihimpun pada hari Kamis, 18 September 2025 dari sebuah rumah sakit di Jakarta, prosedur ini rata-rata memakan waktu 15-20 menit dan pasien bisa langsung pulang setelahnya.
Setelah prosedur selesai, pasien akan diberikan instruksi perawatan luka. Pasien harus membersihkan luka secara teratur, mengganti perban, dan, jika diperlukan, mengonsumsi antibiotik yang diresepkan oleh dokter untuk memastikan infeksi benar-benar hilang. Tanda-tanda infeksi seperti demam, bengkak, kemerahan yang meluas, atau rasa sakit yang tidak membaik harus diwaspadai. Jika tanda-tanda ini muncul, pasien harus segera kembali ke dokter. Dengan demikian, abses perlu dioperasi adalah langkah yang tepat dan aman. Mengabaikan abses atau mencoba menanganinya sendiri hanya akan meningkatkan risiko kesehatan yang lebih besar. Dengan penanganan medis yang benar, abses dapat diatasi secara tuntas, dan pasien bisa pulih tanpa komplikasi.
